Kemah Sastra Populerkan Budaya Lampung Lewat Karya Sastra

Penulis Berita: Alfira Shafa Felisya • 14 April 2026

LITERATION.ID – Perhelatan Kemah Sastra 2026 yang berlangsung pada 6-9 April 2026 di Villa Dangau Kedaung Kemiling, Bandar Lampung, sukses menjadi kegiatan kreatif bagi generasi muda Lampung. Acara yang diinisiasi oleh Fitri Anggraini dengan dukungan Dana Indonesiana dan LPDP ini bukan sekadar ajang asah pena, melainkan ruang persaudaraan. 

Dalam sambutannya, Fitri menekankan dimensi emosional dari kegiatan ini. “Tujuan acara ini selain mempopulerkan budaya Lampung lewat karya sastra, tapi yang lebih penting kita bisa memiliki momen bersama sebagai saudara dan mencerminkan keanekaragaman suku di Lampung,” tuturnya. 

Dari 75 pendaftar, sebanyak 20 peserta terpilih telah melalui kurasi ketat sejak Februari lalu untuk mengikuti pembekalan intensif ini.

Pembekalan Materi Cerpen dari Arman AZ, Cerpenis dari Lampung

Sesi materi menjadi momen krusial bagi para peserta untuk membedah kualitas tulisan mereka. Sastrawan dan peneliti budaya, Arman AZ, memberikan catatan tajam mengenai estetika karya. Ia mengingatkan para penulis muda untuk tidak terjebak pada gaya bahasa yang membosankan. 

Hindari penggunaan diksi atau penggambaran yang bersifat klise,” tegas Arman. 

Ia mendorong peserta agar lebih berani mengeksplorasi ide agar karya yang dihasilkan memiliki kesegaran, karakter yang kuat, dan tidak sekadar mengulang metafora usang. Senada dengan itu, sastrawan Isbedy Stiawan ZS turut membagikan tips mengenai proses kreatif, menekankan bahwa disiplin adalah kunci. 

Tujuan seorang sastrawan adalah menyelesaikan karya,” ungkapnya, memacu semangat peserta untuk menuntaskan tulisan mereka hingga menjadi buku antologi.

Puncak antusiasme meledak saat pengumuman pemenang lomba cipta karya sastra. Untuk tingkat SMP, Yuvanka Prasista (SMP Xaverius 2 Bandar Lampung) meraih Juara I, diikuti Truly Indah Mitra S. (SMP Muhammadiyah Banyuwangi Pringsewu) sebagai Juara II, dan Karaissa Naraya Baginda (SMP IT Daarul Ilmi Bandar Lampung) sebagai Juara III. Pada kategori Cipta Cerpen SMA-Mahasiswa, Cykal Qv Ichiya Putri (SMAN 7 Bandar Lampung) keluar sebagai Juara I, disusul Alisza Nasabilla (SMA Al Huda Jati Agung) dan Amanda Sharfina (UIN Raden Intan Lampung). Sementara pada kategori Cipta Puisi SMA-Mahasiswa, posisi puncak diraih oleh M. Alif Al Ghifari (SMAN 1 Pesisir Tengah), disusul Laura Masyitha (Universitas Teknokrat Indonesia) dan Rina Riantina (Universitas Lampung).

Kegiatan yang dibuka oleh Dr. Tito Budi Raharto ini diharapkan meninggalkan jejak literasi yang mendalam. Dengan bimbingan dari para pemateri seperti Ari Pahala Hutabarat, Yinda Dwi Gustira, dan Devin Cumbuan Putri, para peserta diharapkan tidak berhenti pada piala saja. Sebagaimana pesan para narasumber, keberhasilan sejati seorang penulis terletak pada keberaniannya menyuarakan kearifan lokal dengan cara yang baru dan jujur. 

Kemah Sastra 2026 resmi berakhir, namun semangat para penulis muda ini menjadi janji bagi masa depan literasi dan revitalisasi budaya di Bumi Ruwa Jurai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *