Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124

Festival MIWF 2026 di Makassar (Foto Oleh TVRI News)
Literation.id – Pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan menyatakan dukungannya terhadap penguatan ekosistem sastra nasional lewat penyelenggaraan Makassar International Writers Festival 2026 atau MIWF 2026. Festival sastra internasional yang rutin digelar sejak 2010 tersebut dinilai berhasil menjadi ruang kolaborasi bagi pelaku seni, komunitas, dan masyarakat selama 15 tahun terakhir.
Dukungan yang diberikan mencakup pengembangan talenta melalui penguatan MIWF sebagai pusat pengembangan talenta dalam program Manajemen Talenta Nasional (MTN). Program itu meliputi bidang sastra, film, seni pertunjukan, hingga seni rupa melalui berbagai kegiatan seperti lokakarya, pameran, pertunjukan tari, dan pemutaran film.
Selain itu, pemerintah juga mendorong internasionalisasi sastra Indonesia lewat program penerjemahan karya, forum diskusi, ruang jejaring, serta diskusi publik. Dukungan lainnya diarahkan untuk memperkuat regenerasi penulis muda di kawasan Indonesia Timur melalui program Emerging Writers MIWF sekaligus mempererat diplomasi budaya Indonesia dan Prancis di sektor sastra.
Kementerian Kebudayaan turut mendukung penyusunan dokumentasi perjalanan festival sebagai sumber pengetahuan dan referensi bagi pengembangan ekosistem sastra dan kebudayaan di masa mendatang.
Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya dan Hubungan Internasional, Anissa Rengganis, mengatakan keberlangsungan MIWF menjadi pencapaian penting di tengah berkembangnya berbagai festival sastra di Indonesia.
“Ini adalah pencapaian yang luar biasa. Butuh komitmen, strategi, energi, dan resiliensi dari teman-teman yang menjadi motor penggerak MIWF,” ujar Anissa.
Menurutnya, MIWF bukan hanya menghadirkan ruang diskusi sastra, tetapi juga membuka peluang kolaborasi bagi seni pertunjukan, seni rupa, film, aktivisme warga, hingga berbagai komunitas di Makassar dan daerah lain di Indonesia.
Tema “Re-co-ordinate” yang diusung tahun ini juga dianggap relevan karena menempatkan MIWF sebagai ruang relasi yang menghubungkan jejaring seni, budaya, dan sosial. Tema tersebut sekaligus mengajak masyarakat untuk kembali meninjau makna kemanusiaan di tengah berbagai persoalan yang berkembang saat ini.
Penulis Berita: Alfira Shafa